Hasil Verifikasi SPT Pajak Mulai DiKirim   Leave a comment

Senin, 11 Mei 2009 | 10:52 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Anda sudah menyerahkan surat pemberitahuan tahunan (SPT) pajak? Bila iya, Pak Pos bakal datang ke rumah Anda untuk mengantar surat dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak. Isi surat tersebut ada dua kemungkinan: SPT pajak yang Anda isi sudah lengkap atau belum lengkap.

Sebab, Ditjen Pajak telah menyelesaikan verifikasi SPT pajak orang pribadi yang diserahkan sebelum 31 Maret 2009. “Sudah dan sedang dilakukan pengiriman surat hasil verifikasi di setiap Kantor Pelayanan Pajak (KPP),” kata Direktur Perpajakan I Syarifuddin Alsyah di Jakarta, akhir pekan lalu.
Mulai tahun ini, Ditjen Pajak mesti melayangkan surat hasil verifikasi SPT pajak. Ini menyusul perubahan pola pelaporan surat pemberitahuan yang membebaskan orang yang mengantongi nomor pokok wajib pajak (NPWP) untuk menyerahkan SPT pajak di KPP mana pun.

Buntutnya, proses verifikasi baru dilakukan belakangan, begitu SPT pajak diterima oleh KPP yang membawahi lokasi wajib pajak berdomisili. Berbeda dengan tahun sebelumnya, proses verifikasi dilakukan saat penyerahan SPT pajak. Tapi, “Saya tidak tahu berapa jumlah wajib pajak yang sudah dikirimi surat,” ujar Syarifuddin.

Kepala KPP di Jakarta Selatan yang minta namanya tidak ditulis mengaku, kantornya malah telah melayangkan surat hasil verifikasi sejak awal April lantaran saat penyerahan, petugas langsung menyortir SPT pajak. “Kami langsung melakukan verifikasi SPT dari wajib pajak,” katanya kepada Kontan.

Darussalam, pengamat perpajakan dari Universitas Indonesia, mengatakan, sudah sepantasnya Ditjen Pajak melayangkan surat hasil verifikasi kepada wajib pajak “Sebab, tahun ini pola penyetoran SPT-nya berubah,” ujarnya.

Sekadar mengingatkan, hingga batas akhir 31 Maret lalu, SPT pajak orang pribadi yang masuk hanya 4,1 juta berkas. Padahal, total pemilik NPWP mencapai 8,87 juta. Mereka yang belum menyerahkan SPT mendapat tenggat waktu sampai akhir 2009 dan tak akan dikenai sanksi denda. Tapi, tetap ada bunga keterlambatan sebesar 2 persen. (Martina Prianti/Kontan)

Posted 10/11/2009 by Ferry in Berita Pajak, PPh Badan, PPh Final

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: