Peraturan Menteri Keuangan Nomor 02/PMK.03/2010, ttg BIAYA PROMOSI YANG DAPAT DIKURANGKAN DARI PENGHASILAN BRUTO   Leave a comment

Sumber : ORTax

Telah terbit Peraturan Menteri Keuangan Nomor 02/PMK.03/2010, ttg BIAYA PROMOSI YANG DAPAT DIKURANGKAN DARI PENGHASILAN BRUTO. tertanggal 8 Januari 2010. PMK ini mulai berlaku pada tgl 1 Januari 2009.
Apakah ada rekan ortax yg sudah mendapatkannya?
Scr ringkas peraturan ini mengharuskan WP utk melampirkan DAFTAR NOMINATIF BIAYA PROMOSI, bila tidak melampirkan daftar ini, maka biaya promosi tdk dpt dikurangkan dari phsl bruto.

Psl 1.
Dlm PMK ini yg dimaksud dg Biaya Promosi adlh bagian dari biaya penjualan yg dikeluarkan oleh WP dlm rangka memperkenalkan dan/atau menganjurkan pemakaian suatu produk baik lsg maupun tdk langsung utk mempertahankan dan/atau meningkatkan pjl.

Psl 2.
Besarnya Biaya Promosi yg dpt dikurangkan dari phsl bruto merupakan akumulasi dari jml:
a. biaya periklanan di media elektronik, media cetak, dan/atau media lainnya;
b. biaya pameran produk;
c. biaya pengenalan produk baru dan/atau
d. biaya sponsorship yg berkaitian dg promosi produk.

Psl 3.
Tdk termasuk Biaya Promosi sbgm dimaksud dlm Psl 2 adalah:
a. pemberian imbalan berupa uang dan/atau fasilitas, dg nama dan dlm btk apapun, kpd pihak lain yg tdk berkaitan lgs dg penyelenggaraan kegiatan promosi.

b. Biaya Promosi utk 3M phsl yg bukan mrpk objek pajak dan yg tlh dikenai pajak bersifat final.

Psl 4.
Dalam hal promosi dilakukan dlm btk pemberian sampel produk, besarnya biaya yg dpt dikurangkan dari phsl bruto adlh sebesar hrg pokok sampel produk yg diberikan, sepanjang blm dibebankan dlm perhitungan hpp.

Psl 5.
Biaya Promosi yg dikeluarkan kpd pihak lain dan mrpk objek pemotongan PPh wajib dilakukan pemotongan pajak sesuai dg ketentuan yg berlaku.

Psl 6.
(1) WP wajib membuat daftar nominatif atas pengeluaran Biaya Promosi sbgm dimaksud dlm Psl 2 yg dikeluarkan kpd pihak lain.
(2) Daftar nominatif sbgm dimaksud pada ayat (1) paling sedikit harus memuat data penerima, NPWP, alamat, tgl, btk dan jenis biaya, besarnya biaya, nomor bukti pemotongan dan besarnya PPh yg dipotong.
(3) Daftar sbgm dimaksud pd ayat (2) dibuat sesuai format sbgm ditetapkan dlm Lampiran PMK ini yg mrpk bagian yg tdk terpisahkan dari PMK ini.
(4) Daftar nominatif sbgm dimaksud pada ayat (1) dilaporkan sbg lampiran saat WP menyampaikan SPT Tahunan Badan.
(5) Dalam hal ketentuan sbgm dimaksud pada ayat (1) s/d ayat (4) tidak dipenuhi, Biaya Promosi tdk dpt dikurangkan dari phsl bruto.

Psl 7.
Pd saat PMK ini mulai berlaku, PMK No. 104/PMK.03/2009 ttg Biaya Promosi dan Penjualan yg dpt dikurangkan dari phsl bruto, dicabut dan dinyatakan tdk berlaku.

Psl 8.
PMK ini mulai berlaku pd tgl 1 Januari 2009.

Agar setiap org mengetahuinya, memerintahkan pengundangan PMK ini dg penempatan dalam Berita Negara Republik Indonesia.

Ditetapkan di Jkt
pada tgl 8 Januari 2010
Menkeu
ttd
SRI MULYANI INDRAWATI

Lampirannya kurang lebih sbb:

DAFTAR NOMINATIF BIAYA PROMOSI

Nama WP :
NPWP :
Alamat :
Tahun Pjk :

berikutnya terdiri dari 10 kolom, sbb kolom
1 : No.
2. Nama
3. NPWP
4.Alamat
5. Tgl
6. Btk & jenis biaya
7. Jumlah (Rp)
8. Keterangan
dg ketentuan dari kolom 2 s/d 8 judul diatasnya adalah Data Penerima

9. jumlah PPh
10. No. Bukti Potong
dg ketentuan dari kolom 9 s/d 10 judul diatasnya adalah Pemotongan PPh

kmd dibawah kolom sebelah kanan adalah tempat & tgl dibuat, td tangan dan nama WP.

Posted 18/01/2010 by Ferry in PPh Badan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: