Mengapa harus korupsi ?   Leave a comment

Korupsi atau rasuah (bahasa Latin: corruptio dari kata kerja corrumpere yang bermakna busuk, rusak, menggoyahkan, memutarbalik, menyogok) adalah tindakan pejabat publik, baik politisi maupun pegawai negeri, serta pihak lain yang terlibat dalam tindakan itu yang secara tidak wajar dan tidak legal menyalahgunakan kepercayaan publik yang dikuasakan kepada mereka untuk mendapatkan keuntungan sepihak[1]. (dikutip dari Wikipedia).

Siapa yang korupsi?

  1. Tidak mau bekerja, mereka yang melakukan korupsi merupakan orang yang malas (untuk berbuat kebaikan dan kebenaran), mereka pemalas yang luar biasa.
  2. Tidak percaya diri, meskipun mereka memiliki tingkat pendidikan yang cukup memadai, mereka yang melakukan korupsi tidak punya rasa percaya diri bahwa mereka mampu memenuhi kebutuhan hidupnya secara benar.
  3. Memiliki sifat serakah/tamak, kalo dinilai mereka yang melakukan korupsi memiliki kualitas hidup yang tidak rendah / mereka memiliki kecukupan, hanya saja tidak memiliki rasa bersyukur dengan apa yang mereka miliki saat ini.
  4. Tidak tahu tujuan hidup yang sebenarnya, mereka yang melakukan korupsi tidak tahu bahwa hidup dalam dunia ini hanya sementara- kita diciptakan Tuhan menjadi makhluk sosial makhluk hidup yang saling membutuhkan satu sama lain. Apakah dengan semua kekayaan yang dimiliki sudah menjadi jaminan bahwa hidup ini akan menjadi nyaman senantiasa. Ingat kerusuhan yang terjadi, ingat bencana alam yang terjadi, ingat tubuh ini semakin merosot kekuatannya, ingat semua ada akhirnya. Akhirilah hidup ini dengan sebaik-baiknya di hadapan manusia terlebih lagi di hadapan Tuhan.
  5. Last but not least  – Tidak percaya akan Tuhan, mereka yang melakukan korupsi tidak memiliki kepercayaan kepada Tuhan (apapun argumentasinya) meskipun secara lahiriah mereka melakukan kegiatan keagamaan mereka masing-masing. Bagaimana dapat dikatakan mereka percaya kepada Tuhan kalau untuk mencukupi kebutuhan hidupnya mereka melakukan kegiatan yang merugikan orang banyak. Kalau mereka mengaku percaya Tuhan, tidakkah seharusnya mereka tahu bahwa korupsi merupakan tindakan tidak benar dan satu tindakan yang mengandalkan kepintarannya sendiri tidak berharap kepada Tuhan.

Beberapa hal diatas semoga menjadi renungan bagi kita semua untuk melakukan hal-hal yang baik.

Ingat ….

Hidup ini seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap. Apa artinya kita memiliki seluruh dunia tetapi jiwa kita binasa. Mari cukupkan diri dengan apa yang ada pada kita. Tuhan tidak pernah memberikan pencobaan melampaui kekuatan umatNya.

Bekerja keras, bersyukur dan senantiasa berdoa kepada Sang Pencipta pasti kita mendapat rizki dan berkat dari Tuhan. Percaya pada kemampuan dirimu dan ridho dari Tuhan yang mencukupi semua kebutuhanmu tidak dengan cara korupsi yang merugikan orang banyak.

Mengapa harus korupsi?

Posted 26/11/2012 by Ferry

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: